JOURNAL ON ISLAMIC AND RELIGIOUS STUDIES







RELIGION OF TRUTH- ISLAM

Pastor katolik memeluk islam..Selamat tinggal gerreja

Written By Averroes Cordova on Sabtu, 17 Maret 2012 | 09.33

Sebelum memeluk agama Islam, ia adalah seorang pastor agama Katolik Roma dan menjadi kepala bidan pendidikan agama di sekolah khusus anak laki-laki di selatan London. Bulan Ramadan menjadi bulan penuh kenangan bagi lelaki yang kemudian menggunakan nama Idris Tawfiq ini, karena pada bulan suci itulah ia menemukan Islam dan memeluk agama Islam hingga sekarang.

Di Inggris, kata Idris, semua siswa menerima pelajaran tentang enam agama utama yang dianut masyarakat dunia. Sebagai kepala bidang pendidikan agama, Idris yang ketika itu belum masuk Islam bertanggungjawab untuk memberikan mata pelajaran tentang agama Kristen, Yudaisme, Budha, Islam, Sikh dan Hindu. Ia hanya menjelaskan perbedaan keenam agama tersebut dan tidak mereferensikan siswanya untuk memeluk salah satu dari keenam agama tersebut.

Idris tentu saja harus membaca berbagai informasi tentang Islam sebelum memberikan pelajaran tentang agama Islam pada para siswanya. Karena pernah berkunjung ke Mesir dan melihat sendiri bagaimana kehidupan masyarakat Muslim, Idris mengaku respek dengan Muslim yang menurutnya ramah dan lembut. Di sekolahnya sendiri, sebagian siswanya adalah Muslim dan banyak dari mereka yang berasal dari negara-negara Arab.

Idris ingat, beberapa hari sebelum bulan Ramadhan, beberapa siswanya yang Muslim mendekatinya dan bertanya apakah mereka bisa menggunakan kelas Idris untuk keperluan salat, kebetulan kelas tempat Idris mengajar berkarpet dan memiliki wastafel. Meski peraturan sekolah di Inggris saat itu tidak memberi ijin siswa untuk melaksanakan peribadahan di sekolah.

Idris mengijinkan permintaan siswanya itu. Tapi kepala sekolah mengharuskan seorang guru hadir untuk mengawasi kelasnya saat digunakan untuk salat. "Saya belum menjadi seorang muslim ketika itu, tapi Allah bekerja dengan caranya yang sangat istimewa, memberikan contoh-contoh sederhana dalam kehidupan untuk membuat keajaiban dalam hidup kita," tukas Idris.

Maka, selama bulan Ramadhan itu, pada waktu makan siang, Idris duduk di belakang menyaksikan siswanya yang Muslim salat dzuhur, ashar dan salat jumat berjamaah. Apa yang dilihatnya ternyata menjadi pembuka jalan bagi Idris untuk mengenal Islam. Idris jadi tahu bagaimana seorang Muslim shalat dan ia bisa mengingat beberapa bacaan salat meksi ia tak paham artinya. Oleh sebab itu, usai Ramadan, Ia tetap membolehkan siswanya yang Muslim untuk salat di dalam kelasnya sampai Ramadan tahun berikutnya.

Kali ini, Idris yang masih belum masuk Islam, ikut berpuasa sebagai bentuk solidaritas terhadap siswanya yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Ketika itulah keinginannya untuk masuk Islam semakin kuat dan setelah bulan Ramadhan itu, Idris memutuskan untuk mengucapkan dua kalimat syahadat, menjadi seorang Muslim.

"Alhamdulillah, saya menjadi seorang muslim. Tapi itu cerita lain. Apa yang dicontohkan para siswa saya yang Muslim telah membawa saya menjadi seorang muslim. Sejak itu, saya ikut shalat berjamaah bersama mereka, sebagai soerang mualaf," ungkap Idris.

Ramadhan tahun berikutnya adalah Ramadhan pertama bagi Idris sebagai seorang Muslim. "Ramadhan pertama itu sangat istimewa. Di akhir bulan Ramadhan, saya bersama para siswa menggelar buka puasa bersama. Untuk meraih malam Lailatul Qadar, saya bersama para siswa itikaf di sekolah," kenang Idris tentang Ramadhan pertamanya.

Usai jam sekolah saat Ramadhan, sambil menunggu waktu berbuka, Idris dan para siswanya yang Muslim menyaksikan film bersama tentang kehidupan Rasulullah Saw. Usai shalat maghrib berjamaah, mereka membuka bekal makananan dan minuman masing-masing yang dibawa dari rumah dan saling berbagai dengan yang lainnya.

Saat Idris menjalankan ibadah puasa Ramadhan pertamanya sebagai Muslim, ketika itu masyarakat Inggris sedang dilanda Islamofobia karena baru saja terjadi peristiwa serangan 11 September 2001 di AS. Banyak warga Inggris yang curiga pada Islam dan Muslim. Tapi alhamdulillah, beberapa guru non-Muslim di sekolahnya datang dan mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Kepala sekolah bahkan membawakan mereka kurma untuk berbuka, karena dari siswanya yang Muslim ia tahu bahwa Rasulullah Muhammad Saw selalu berbuka dengan makan kurma.

Idris mengakui, menjalankan ibadah puasa Ramadhan di negara non-Muslim tidak mudah. "Seringkali kita menjadi satu-satunya orang yang berpuasa. Setelah berbuka, tidak ada kegiatan istimewa apalagi kalau letak masjid sangat jauh," ujar Idris.

"Tapi, malam-malam di Ramadhan pertama saya sebagai muslim adalah malam yang sangat istimewa yang tidak akan saya lupakan. Saya bisa menyampaikan pesan Islam pada semua yang hadir disana bahwa Ramadhan adalah bulan yang penuh kegembiraan dan penuh persaudaraan yang sangat menyentuh hati kita, Alhamdulillah," tukas Idris menutup kisah pengalaman Ramadhan pertamanya sebagai seorang yang baru masuk Islam

8 komentar:

gusti gusmiati mengatakan...

INTINYA adalah yahudi ! sbg suku bangsa paling tua di dunia SEKALIGUS sbg agama samawi pioner, lalu kristen (katolik, ortodk, protestan, koptik, dll) terakhir islam, tradisi & syariah YAHUDI mau tdk mau, suka tdk suka mewarnai agama setelahnya ! KAlO YESUS sudah menghapusnya lewat hukum cinta kasihNYA, SEDANGKAN ISLAM masih melestarikannya, antara lain :
-. wajib sunat fisik lelaki baliq,
-. wajib berpenutup kepala saat ibadah,
-. menghalal-haramkan makanan jasmnai, wanita wajib berkerudung diluar rumah (islam memodifikasinya menjadi jilbab, hijab),
-. menghadap tuhan hanya boleh waktu-waktu tertentu (yahudi 7 waktu, islam 5),
-. yahudi berdoa ke hadirat tuhan adalah tembok ratapan, islam menghadap tuhan ke kabah - padahal tuhan ada dimana2,
-. berpuasa lahiriah (fisik lapar tapi bathin kenyang main gadget, cuci mata dengan alasan NGABUBURIT/nunggu waktu berbuka),
-. masih berkurban bakar atau sembilihan saat idul adha,
-. mengutamakan hal lahiriah terutama ttg kesucian (buktinya cetakan al qur'an tak boleh dibawa ke toilet, terlangkahi, jatuh ke tanah, dipegang wanita haid/ tangan kiri, ada istilah batas suci FISIK di mesjid),
-. memelihara janggut, jambang.
-. firman & hadist direkayasa demi menguntungkan pemuka agama), makin byk jamaah/massa bisa ditukar saat pemilu/pilkada & menguatkan posisi sosial.
ITULAH YAHUDI dan islam melestarikannya.

Anonim mengatakan...

Heh gusti gusmiati kalo berani jangan ngomong aje yehh lo udah ngehina islam sini lo gua bunuhhhh anjinkkkk
nasrani artinye : nas: nyasar
ra : rahmat
ni : nikmat
nyasar rahmat nikmat yang berarti udeh nyasar dikasih rahmat tapi yeeee.. pinginye nekmat dunia

Min Bungkus-Begal mengatakan...

Weleh ini orangh ndak faham agama malah komentarnya sok alim dan faham

Min Bungkus-Begal mengatakan...

Weleh ini orangh ndak faham agama malah komentarnya sok alim dan faham

jem Lamindo mengatakan...

Ya udah enggak usah bertengkar ! Kristen enggak boleh menghina Islam. Begitu juga sebaliknya. Wong surga kalian kan berbeda. Loo ,... kok berbeda ? Ya ialah. Wong Allahnya berbeda. Allah Islam, Allah SWT. Allah Kristen, Allah Bapa. Kemudian nabinya pun berbeda, buku sucinya pun berbeda, ajarannya pun berbeda. Masak surganya sama ? Enggak kan ? Situasi surganya pun berbeda. Jadi ngapain anda bertengkar. Kristen tidak bisa masuk surga katanya. Ya betul.... masuk surganya islam. Dan islam tidak bisa masuk surga kata kristen. Ya betul.... masuk surganya kristen.

jem Lamindo mengatakan...

Ya udah enggak usah bertengkar ! Kristen enggak boleh menghina Islam. Begitu juga sebaliknya. Wong surga kalian kan berbeda. Loo ,... kok berbeda ? Ya ialah. Wong Allahnya berbeda. Allah Islam, Allah SWT. Allah Kristen, Allah Bapa. Kemudian nabinya pun berbeda, buku sucinya pun berbeda, ajarannya pun berbeda. Masak surganya sama ? Enggak kan ? Situasi surganya pun berbeda. Jadi ngapain anda bertengkar. Kristen tidak bisa masuk surga katanya. Ya betul.... masuk surganya islam. Dan islam tidak bisa masuk surga kata kristen. Ya betul.... masuk surganya kristen.

jem Lamindo mengatakan...

Ya udah enggak usah bertengkar ! Kristen enggak boleh menghina Islam. Begitu juga sebaliknya. Wong surga kalian kan berbeda. Loo ,... kok berbeda ? Ya ialah. Wong Allahnya berbeda. Allah Islam, Allah SWT. Allah Kristen, Allah Bapa. Kemudian nabinya pun berbeda, buku sucinya pun berbeda, ajarannya pun berbeda. Masak surganya sama ? Enggak kan ? Situasi surganya pun berbeda. Jadi ngapain anda bertengkar. Kristen tidak bisa masuk surga katanya. Ya betul.... masuk surganya islam. Dan islam tidak bisa masuk surga kata kristen. Ya betul.... masuk surganya kristen. Jadi sekarang tergantung keinginan. Siapa yang ingin masuk surga islam, maka masuk agama islamlah dia. Siapa yang ingin masuk surganya kristen, maka masuk agama kristenlah dia. Siapa yang ingin masuk NIRWANA, maka masuk agama hindulah dia.

jem Lamindo mengatakan...

Ya udah enggak usah bertengkar ! Kristen enggak boleh menghina Islam. Begitu juga sebaliknya. Wong surga kalian kan berbeda. Loo ,... kok berbeda ? Ya ialah. Wong Allahnya berbeda. Allah Islam, Allah SWT. Allah Kristen, Allah Bapa. Kemudian nabinya pun berbeda, buku sucinya pun berbeda, ajarannya pun berbeda. Masak surganya sama ? Enggak kan ? Situasi surganya pun berbeda. Jadi ngapain anda bertengkar. Kristen tidak bisa masuk surga katanya. Ya betul.... masuk surganya islam. Dan islam tidak bisa masuk surga kata kristen. Ya betul.... masuk surganya kristen. Jadi sekarang tergantung keinginan. Siapa yang ingin masuk surga islam, maka masuk agama islamlah dia. Siapa yang ingin masuk surganya kristen, maka masuk agama kristenlah dia. Siapa yang ingin masuk NIRWANA, maka masuk agama hindulah dia.