JOURNAL ON ISLAMIC AND RELIGIOUS STUDIES







RELIGION OF TRUTH- ISLAM

Pemukulan terhadap wanita dalam gereja, merupakan bukti, Kasih hanya kedok agama kristen

Written By Averroes Cordova on Kamis, 01 Maret 2012 | 19.54

video
Kasih dalam agama kristen adalah kedok atau merupakan mision untuk mempermudah agama kristen, diterima oleh dunia dan meruapakan sarana untuk menjajah negara islam, padahal pada hakekatnya kasih dalam agama kristen adalah mitos belaka, karena kasih menurut persepsi ajaran kristen adalah mustahil diterapkan.ditenggah umat manusia, Konsep penebusan dosa dalam agama kristen akan bertentangan dengan  hukum-hukum yang diciptakan diberbagai dunia, dan akan berdampak kepada kebebasan manusia dalam melakukan perusakan didunia.

Jika benar kasih ini ada pada ajaran kristen, tentu eropa yang mayoritas kristen tidak mungkin menjadi negara penjajah, karena kita tahu pungsi agama adalah mengatur kehidupan manusia, jika mayoritas para pengikut agama ini bejat maka dipertanyakan kebenaran agama tersebut, memang kebenaran agama bukan dilihat dari penganutnya tapi dari sistem ajarannya dan kitab sucinya , namun jika rata-rata pengikut agama ini penjajah dan didukung oleh para petinggi agama tersebut untuk melakukan perusakan dimuka bumi,  atau menjajah negeri lain untuk kepentingan agama tersebut,  ini merupakan bukti agama  diciptakan oleh manusia yang bertujuan untuk menguasai lain.

Ajaran rasis dan diskriminatif diajarakan didalam alkitab kristen, dan tragedi pemukulan terhadap wanita kulit hitam yang dlakukan oleh pastor digereja  adalah buah dari ajaran alkitab kristen yang membenarkan diskriminatifi dan membenarkan menghujat. menipu. dan mempitnah, Dan alkitab juga membenarkan perkataan kotor, karena  Alkitab isinya penuh perkataan kotor yang menjijikan Jauh dari etika dan moral, bahkan bisa dibilang alkitab adalah majalah porno ala Agama, Dan alkitab juga mengajarkan diskriminatip saling tipu dan mengizinkan umat lain untuk menipu umat lain,

AYAT – AYAT DISKRIMINATIF ALKITAB

      1. Perbuatan riba (rente) dilarang dilakukan kepada Israel, tapi boleh dilakukan kepada non Israel     (Ulangan     23:19-20).
“Janganlah engkau membungakan kepada saudaramu, baik uang maupun bahan makanan atau apapun yang dapat dibungakan. Dari orang asing boleh engkau memungut bunga, tetapi dari saudaramu janganlah engkau memungut bunga — supaya TUHAN, Allahmu memberkati engkau dalam segala usahamu di negeri yang engkau masuki untuk mendudukinya.”

Ayat ini jelas buatan orang Yahudi, sebab tidak mungkin Tuhan berlaku diskriminatif dengan melarang mengambil bunga uang kepada bangsa Yahudi, sementara mengambil bunga kepada orang selain Yahudi diperbolehkan. Dan sangat bertentangan dengan kitab Keluaran 22:25: “Jika engkau meminjamkan uang kepada salah seorang umat-Ku, orang miskin di antaramu, maka janganlah engkau berlaku sebagai penagih hutang terhadap dia; janganlah kamu bebankan bunga kepadanya”.

      2. Tuhan meracuni orang asing (Ulangan 14:21).

Janganlah kamu memakan bangkai apapun, tetapi boleh kauberikan kepada pendatang yang di dalam tempatmu untuk dimakan, atau boleh kaujual kepada orang asing; sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu. Janganlah kaumasak anak kambing dalam air susu induknya.”
Hah?! Tuhan mau meracuni bangsa asing? Benar-benar rasialis!
   
3. Yang akan disebut keturunan Abraham adalah keturunan Ishak (Kejadian 21:12).

Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: “Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.
Menurut catatan Alkitab, Abraham memiliki beberapa orang anak, diantara mereka adalah Ismail dan Ishak. Tetapi menurut ayat di atas, yang akan disebut keturunan Abraham adalah yang berasal dari Ishak. Benar-benar rasialis dan diskriminatif !
     4. Jika Yesus adalah Tuhan, maka ia telah berlaku diskriminatif kepada non Israel/Yahudi (Matius 10:5-6).

Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke negeri orang-orang non Yahudi atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba

  Ketika membaca ayat alkitab diatas sangat jelas alkitab bukan perkatan tuhan, tapi merupakan perkatan para manusia yang berhati setan untuk menguasai manusia lain , dengan modus agama, semoga dengan mengunakan pikiran yang jernih kita manusia mapu membuka tabir dan membedakan mana perkatan tuhan dan mana perkatan manusia yang berhati setan,,
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       

4 komentar:

Anonim mengatakan...

Jgn menghujat agama lain.. Knp islam spt alm gusdur jarang ada di indonesia yah? Beliau taat agamanya tp bs rangkul yg beda iman dg nya tanpa merasa sok suci.. sok paling benar spt pemilik situs ini.. Kasih itu memaafkan jd anda jg sdh dimaafkan walau telah menghujat iman kami. Tuhan berkati.

Anonim mengatakan...

Misi dan Visi Misionaris melalui :
1. Film
2. Fashion
3. Financial
4. Food

Anonim mengatakan...

klo mau toleransi,pakailah ISLAM secara kaffah,INGAT PERADABAN IMPIAN SEMUA UMAT MANUSIA ADALAH PERADABAN MADANI(MADINAH SAAT DIPIMPIN RASULULLAH SAW)
Klo mw toleransi, g usah bawa2 org buta penghina AL QUR'AN ITU
OK?!!!!

denny mengatakan...

dengan iq terbatas memang sangat sulit membedakan antara 'perbuatan pribadi' dengan 'pengajaran'

orang 'kristen' yg memukul, mencuri, merampok, membunuh, dsb adalah perbuatan pribadi yang MELANGGAR PENGAJARAN alkitab.

pejihad yg membantai, memperkosa dst adalah perbuatan pribadi yang sesuai MENTAATI PENGAJARAN alquran